Dukungan pelanggan: Senin - Minggu 08:00 - 17:00

Call us today: 0813-2986-2225

Daya tarik obyek wisata Dieng Plateau

daya tarik obyek wisata dieng

Obyek wisata di Dataran Tinggi Dieng (Dieng Plateau) memiliki sejumlah daya tarik tersembunyi yang jarang sekali diketahui wisatawan. Sebagai wilayah vulkanik aktif, Dieng banyak terdapat danau-danau alami yang berkaca dan berwarna karena kandungan sulfur didalamnya serta kawah-kawah aktif yang bisa disaksikan dari beberapa titik dengan semburan uapnya. Tidak terlepas intisari dari sebuah pegunungan, obyek wisata Dieng Plateau memiliki daya tarik tesendiri yaitu sunrise cantik yang memikat hati dan bisa disaksikan dari beberapa tempat sehingga menjadi gerbang kedatangan wisatawan dari berbagai wilayah untuk berkunjung ke Dieng. Dieng juga kaya akan kreasi budaya serta tempat-tempat bersejarah yang terukir di dalam peninggalan candi-candi Hindu kuno Dieng.

Daya tarik obyek wisata Dieng Plateau

Tempat Wisata Daya Tarik
Bukit Sikunir
  1. Siapa yang tidak kenal dengan destinasi terkenal di Dieng yaitu pemandangan yang tiada duanya terutama bagi pemburu indahnya matahari terbit, ya di Bukit Sikunir anda bisa melihat matahari yang biasa di kenal dengan Golden Sunrise Sikunir.
  2. Akses yang begitu mudah dan pemandangan yang didapat tidak kalah dengan mendaki gunung – gunung tinggi di Indonesia. Hanya berjalan mendaki 30 menit dijalan selebar 2 meter anda sudah bisa menyaksikan Golden Sunrise Sikunir.
  3. Tidak hanya melihat matahari terbit anda juga akan bisa menyaksikan keindahan telaga dari atas puncak yaitu Telaga Cebong.
  4. Ketika sudah turun dari bukit janganlah langsung beranjak pergi karena anda bisa bermain air di tepi Telaga Cebong yang tepat berada di samping parkiran Bukit Sikunir.
  5. Dan jangan lupa untuk singgah sebentar dan berfoto di desa tertinggi di Pulau Jawa yaitu desa Sembungan. Desa Sembungan terletak pada ketinggian lebih dari 2.100 meter diatas permukaan laut (mdpl).
Telaga Warna dan Telaga Pengilon
  1. Dua buah telaga yang bersebelahan tetapi mempunyai keunikan tersendiri yaitu Telaga Warna yang mengandung belerang atau sulfur sedangkan telaga yang berada di sampingnya yaitu Telaga Pengilon adalah telaga air tawar yang sangat jernih dan tidak mengandung belerang atau sulfur walaupun yang menjadi pembatas hanyalah rerumputan saja.
  2. Anda bisa berkeliling ditepi telaga yang bisa berubah – ubah warnanya ini menjadi biru, hijau muda, hijau tua, dan lembayung. Apabila sinar matahari sedang cerah maka akan terpancar dengan jelas warna dari air yang bercampur dengan sulfur.
  3. Selain melihat keindahan telaga anda juga bisa mengunjungi serta melihat Goa Alam yang berada di tengah telaga antara lain Goa Jaran, Goa Sumur, Goa Pengantin, dan Goa Semar.
  4. Jika anda pernah mendengar kawah Sikidang maka di telaga warna dan telaga pengilon ini anda bisa menjumpai Kawah Sikendang yang mempunyai alunan irama seperti kendang.
Kawah Sikidang
  1. Kawah yang mempunyai akses mudah dan bisa dijangkau dalam waktu 5 menit membuat daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Kawah kecil yang berpindah – pindah dalam kurun waktu tertentu membuat kawah ini dijuluki Kawah Sikidang yang berarti seperti hewan Kijang.
  2. Bagi anda yang suka tracking juga jangan lupa untuk naik dan berfoto dengan bakcgoround kawah utama yang meletup – letup. Hanya perlu waktu 7 menit anda sudah sampai salah satu puncak bukit yang berada di kawah, selain itu juga anda bisa melihat seluruh area kawah.
  3. Anda suka berfoto jadi jangan lupa berfoto dengan hewan yang sangat menggemaskan yaitu burung hantu yang dijajakan oleh pedagang di area tempat wisata kawah, tarifnya tidak terlalu mahal yaitu hanya Rp5.000,- per burung hantu sepuasnya. Selain burung hantu anda juga bisa berfoto dengan gorila dan burung gagak.
  4. Bagi anda yang belum pernah mendengar tentang telur rebus kawah anda bisa mencicipinya di area kawah utama yang sudah dijajakan oleh warga yang berjualan tepat di tepi kawah. Rasa yang akan anda dapatkan saat mencoba telur rebus kawah berbeda dari telur rebus lain tentunya.
Kompleks Candi Arjuna
  1. Kompleks Candi Arjuna mempunyai daya tarik tersendiri bagi wisatawan karena merupakan bangunan kuno yang ada di Pulau Jawa dan kompleks candi terdiri dari lima bangunan candi yaitu Candi Semar, Candi Srikandi, Candi Puntadewa, Candi Sembadra dan Candi Arjuna.
  2. Selain bangunan candi anda juga akan menemukan bangunan kuno yang dahulunya digunakan untuk istirahat para raja sebelum melakukan pemujaan kepada dewa yaitu Dharmasala yang berada sebelum memasuki area Kompleks Candi Arjuna.
  3. Pendopo Soeharto Whitlam merupakan saksi bisu pertemuan antara Presiden RI ke 2 dengan Perdana Menteri Australia pada waktu itu yaitu Whitlam untuk membicarakan tentang masalah Timor – Timor yang tengah bersengketa.
  4. Tidak terlalu jauh dari Candi Ajuna anda juga akan bisa menemui Candi yang gagah berdiri sendiri yaitu Candi Gathotkaca. Anda juga bisa masuk melalui pintu candi yang terbuka luas.
  5. Bukan hanya candi ataupun bangunan Dharmasala yang bisa anda jumpai, disetiap tahun Kompleks Candi Arjuna digunakan untuk acara pemotongan anak rambut gimbal (ruwat). Jadi pemotongan ini dilakukan pada acara Dieng Culture Festival setiap tahunnya di musim panas atau biasanya di lakukan pada bulan Agustus.
Dieng Plateau Theater
  1. Gedung bioskop yang diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 9 April 2006 ini merupakan gedung yang digunakan untuk menyaksikan tayangan film dokumenter tentang sejarah Dieng maupun kejadian alam yang pernah terjadi di Dieng. Film dengan durasi 23 menit ini menampung kapasitas hingga 100 kursi penonton, sehingga anda tak perlu khawatir.
  2. Selain menyaksikan tayangan film dokumenter anda juga bisa mencoba flying fox untuk menguji adrenalin anda. Hanya dengan Rp35.000,- anda sudah bisa meluncur selama 15 menit, bagi anda yang takut tidak usah cemas karena telah tersedia alat – alat pelindung seperti helm, pelindung tangan maupun kaki.
Batu Ratapan Angin
  1. Destinasi favorit wisatawan yang sering dikunjungi adalah Batu Ratapan Angin karena hanya 10 menit anda bisa melihat keindahan pancaran dari dua buah telaga yang berdampingan yaitu Telaga Warna dan Telaga Pengilon, warna yang terpancar akan terlihat dari puncak batu yang tepat berada di atas telaga.
  2. Bagi anda yang suka dengan tantangan dan ingin menguji adrenalin, anda bisa mencoba untuk menyeberangi puncak Batu Ratapan Angin melewati Jembatan Merah putih dengan membayar hanya Rp15.000,- sudah lengkap dengan peralatan safety.
  3. Selain melihat keindahan telaga dari atas puncak batu anda juga bisa melihat kebun kentang milik warga serta pohon terong belanda yang berada di Dieng dan biasanya diolah menjadi minuman seperti jus terong belanda ataupun kentang goreng.
Air Terjun Winong
  1. Berada di Kecamatan Kaliwiro atau dekat dengan Kecamatan Wadaslintang ini mempunyai daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk mengunjungi Air Terjun Winong. Karena aksesnya yang tidak bisa dijangkau menggunakan motor maka anda harus berjalan kaki sepanjang 900 meter dengan pemandangan kanan kiri tanaman salak dan tanaman padi.
Telaga Merdada
  1. Sepanjang jalan menuju telaga terluas di Dieng ini anda akan melihat banya pipa pipa raksasa milik Pt. Geodipa yang mengelola panas bumi untuk digunakan sebagai tenaga listrik. Selain itu anda juga bisa menemani petani memanen kentang yang telah layu untuk selanjutnya di jual ke pengepul kentang.
  2. Ditepi Telaga Merdada akan banyak di jumpai warga sekitar yang membawa kail kemudian duduk ditepi telaga untuk memancing ikan yang ada di telaga, mereka menggunakan umpan seperti jangkrik ataupun pelet. Biasanya mereka banyak mendapatkan ikan mujahir dan ikan wader.
Kawah Sileri
  1. Anda bisa menyaksikan kawah dari kejauhan karena apabila melihat Kawah Sileri dari dekat maka keindahannya tidak terlihat. Air yang mirip dengan air cucian beras atau disebut dengan air leri.
  2. Selain melihat kawah dari kejauhan anda juga dapat melihat tempat pemandian air panas yaitu D’Qiano Spring Waterpark yang berada tak jauh di samping Kawah Sileri ini.
Sumur Jalatunda
  1. Sumur raksasa yang terletak di Desa Pekasiran ini memiliki diameter hingga 90 meter dan kedalaman dari bibir sumur sampai permukaan air adalah 100 meter. Sumur raksasa ini merupakan sumur yang sudah ada ribuan tahun lalu karena letusan dari Gunung Dieng Purba yang menciptakan lubang seperti sumur. Anda bisa akan naik tangga selama 5 menit untuk sampai di obyek wisata yang satu ini.
D’Qiano Spring Waterpark
  1. Bagi anda yang hobi berenang jangan lewatkan untuk berenang di kolam panas alami, tidak hanya untuk berenang saja tetapi anda juga bisa mengajak buah hati anda untuk menikmati wahana permainan air khusus untuk anak yang ada di area kolam kecil.
  2. Selain berenang yang akan membuat anda menjadi sehat, berendam di air panas dari belerang ini juga bisa mengobati aneka penyakit kulit.
Museum Kailasa
  1. Jika anda sudah mengunjungi Candi Dieng maka tak lengkap jika anda tidak mengunjungi museum yang berada di Dieng Kulon ini, anda akan banyak melihat arca – arca yang telah disimpan dan dirawat. Tidak hanya arca anda juga akan melihat banyak foto – foto tentang Dieng dan aktivitas warga sekitar seperti di waktu panen kentang ataupun diwaktu pemotongan rambut gimbal.
Wana Wisata Petak 9 – Bukit Sidengkeng
  1. Tidak jauh dari obyek wisata Telaga Warna anda akan melihat gerbang masuk ke obyek wisata Wana Wisata Petak 9 di Bukit Sidengkeng, untuk mencapai puncak bukit hanya di perlukan waktu 20 menit dan sepanjang jalan anda akan mendengar banyak kicauan burung dan pepohonan yang tinggi.
  2. Di area wisata ini anda juga dapat melihat bunga panca warna yang banyak mempunyai warna, ketika anda sudah sampai diatas puncak jangan lewatkan untuk berfoto yang telah disediakan oleh pengelolayang berada di pohon – pohon. Sangat menarik bukan !
Kawah Candradimuka
  1. Walaupun tidak banyak yang bisa anda lakukan di tempat ini tetapi anda akan mendengarkan bunyi kawah yang sangat menggelegar di dalam kawah. Konon dahulu tokoh pewayangan Gathotkaca berendam di Kawah Candradimuka ini untuk menambah kesaktiannya dan dikenal menjadi otot kawat tulang besi.
Telaga Menjer
  1. Telaga menjer mempunyai luas 70ha dan kedalaman sampai 60 meter dengan kedalaman yang mengerucut, anda bisa melakukan banyak hal antara lain adalah berkeliling melihat karamba atau budidaya ikan menggunakan jaring.
  2. Selain berkeliling dengan jalan kaki anda juga bisa berkeliling menggunakan perahu dengan hanya membayar Rp15.000,- per orang sudah bisa berkeliling selama 45 menit melihat jernihnya air telaga dan lereng Bukit Seroja dari dekat.
  3. Sepanjang jalan menuju Telaga Menjer akan terdapat pipa besar berdiameter 2,6 meter yang dikelola oleh Indonesia Power untuk mengalirkan air menuju PLTA di desa Garung.
Telaga Dringo
  1. Jika anda jenuh dengan tempat wisata yang selalu ramai maka tak ada salahnya jika anda berkunjung menuju Telaga Dringo, berada diatas dari Kawah Candradimuka telaga ini termasuk telaga yang sangat jarang dikunjungi wisatawan karena kurangnya publikasi. Suasana alami akan anda dapatkan seperti kicauan burung yang masih ramai terdengar disekitar telaga serta angin sejuk semilir yang mengalir seakan – akan menyambut anda.
Waduk Wadaslintang
  1. Waduk yang terletak di Kecamatan Wadaslintang ini dibangun pada tahun 1982 hingga 1988 pada era orde baru digunakan untuk irigasi bagi warga sekitar.
  2. Jangan lupa untuk membawa kail beserta umpannya jika anda berkunjung ke Waduk Wadaslintang karena tidak lengkap jika berkunjung tanpa melakukan aktifitas memancing bersama warga sekitar. Banyak ikan yang bisa anda dapatkan yaitu dari ikan Mujahir, Lele sampai ikan raksasa yang beratnya mencapai 25 kilo gram jika anda beruntung.
  3. Jika anda tidak sempat membawa kail anda bisa berkeliling menggunakan perahu milik warga yang telah disediakan.
Air Terjun Sikarim
  1. Letaknya yang masih dekat dengan Bukit Sikunir atau tepatnya di desa tertinggi di Pulau Jawa yaitu Desa Sembungan akan membuat siapa saja tertarik untuk mengunjungi destinasi wisata Air Terjun Sikarim, airnyayang begitu jernih dan dingin seolah mengajak siapa saja untuk bermain air di bawah air terjun
Gelanggang Renang Mangli
  1. Mungkin anda sering berenang tetapi akan beda rasanya jika anda berenang di kawasan Gelanggang Renang Mangli karena air kolamnya lebih dingin dari pada kolam renang yang berada di kota besar seperti Jakarta, Surabaya dan lainnya. Jika beruntung anda dapat menyaksikan lomba renang yang digelar oleh pemerintah daerah.
Gunung Prau Dieng
  1. Jika anda penakluk gunung tinggi maka anda pasti tahu tentang Gunung Prau Dieng ini, sangat cocok untuk pendaki pemula ataupun yang baru belajar naik gunung. Karena panjang track nya tidak terlalu panjang dan hanya membutuhkan waktu 2,5 jam untuk sampai di atas puncak.
  2. Sunrise Gunung Prau akan muncul dengan warna jingga yang sangat indah pada pagi hari, anda pun bisa berkemah di atas puncak karena tempat yang begitu luas seperti di atas perahu.
  3. Bukit Teletubbies menjadi daya tarik tersendiri dari pendaki Gunung Prau Dieng karena spotnya mirip dengan bukit yang ada di serial televisi yaitu Teletubbies.
Pemandian Kalianget
  1. Pemandian yang berada di Desa Kalianget atau tepat di sebelah pabrik Dieng Jaya ini merupakan tempat untuk berendam air panas dari belerang sehingga anda yang mempunyai penyakit kulit sangat cocok sekali tetapi jika anda ingin berenang di kolam dingin juga tersedia. Tak usah khawatir bagi anda yang membawa buah hati karena juga telah ada kolam khusus anak dan taman bermain.
  2. Anda yang membutuhkan privasi pada saat berendam jangan khawatir karena tersedia kamar yang bisa anda sewa untuk berendam dan sangat nyaman.
Gunung Pakuwaja
  1. Gunung yang mempunyai dua buah telaga diatas dan surut atau disebut dengan nama Telaga Wurung yang artinya telaga tidak ada airnya dan apabila anda bermalam di atas puncak jangan lupa untuk melihat keindahan malam Dieng .
Bukit Scooter
  1. Bukit Scooter merupakan satu – satunya bukit yang bisa untuk menyaksikan matahari terbenam dari Negeri Atas Awan ini, selain melihat matahari terbenam atau sunset keindahan Dieng akan terpancar pada malam hari setelah matahari terbenam. Track yang tidak begitu sulit dan hanya membutuhkan waktu kurang lebih 30 menit.
Padang Savana
  1. Hanya 30 menit dengan berjalan kaki anda sudah dapat berlari hingga bermain di Padang Savana Dieng ini. Lokasi yang berada di Gunung Pangonan ini membuat siapa saja terlena akan keindahannya terutama ketika sedang dalam perjalanan menuju puncak savana karena anda bisa melihat dari kejauhan betapa indahnya Telaga Warna dan Telaga Pengilon.
  2. Suasana yang masih alami dan apabila musim hujan tanaman disekitar akan berubah menjadi hijau dan sangat indah akan terbalik jika musim kemarau yang terlihat gersang seperti di Afrika Selatan.